Hai, selamat datang di Simply Indonesian. Hari ini, kita akan membaca sebuah cerita klasik dari negara Italia yang berjudul Pinocchio. Aku akan menceritakan cerita ini pelan-pelan supaya kamu bisa mengerti semuanya. Ayo kita mulai.
Suatu hari, ada seorang laki-laki tua, kakek tua, namanya Gepeto. Dia bekerja sebagai tukang kayu. Gepeto tinggal sendiri, tapi dia mau punya anak. Suatu malam, Gepeto membuat boneka dari kayu.
Boneka itu bentuknya seperti anak laki-laki kecil. Gepeto berkata, 'Aku berdoa semoga kamu jadi anak yang hidup.' Di malam hari, sesuatu yang ajaib terjadi. Boneka itu bergerak.
Boneka itu berkedip dan matanya bergerak. Dia hidup. Gepeto sangat terkejut. Dia kaget, tapi Gepeto juga sangat bahagia.
Dia senang sekali. Katanya, 'Kamu hidup.' 'Kamu anakku.' 'Aku beri kau nama Pinocchio.'
Pinocchio adalah anak yang baik, tapi dia kadang berbohong. Dia tidak jujur. Suatu hari, dia berbohong dan tiba-tiba hidungnya menjadi panjang. Pinocchio kaget.
Dia berkata, 'Apa ini?' Setiap kali dia berbohong, hidungnya bertambah panjang. Suatu siang, Pinocchio pergi keluar. Dia melihat pertunjukan boneka.
Tempatnya ramai, banyak orang dan berwarna-warni. Pinocchio ingin ikut bermain. Dia naik ke panggung. Dia bergerak dan menari.
Orang-orang tertawa dan senang. Tapi Pinocchio lupa pulang ke rumah. Sementara itu, Gepeto yang khawatir pergi mencari Pinocchio. Dia pergi ke semua tempat, bahkan ke laut.
Di laut, angin kencang dan gelombang air laut sangat tinggi. Tiba-tiba, seekor paus besar datang. Paus itu membuka mulutnya dan menelan Gepeto. Pinocchio tiba-tiba ingat ayahnya, Gepeto.
Dia langsung pulang ke rumah, tapi ayahnya tidak ada di sana. Pinocchio mendapatkan informasi bahwa Gepeto mencari Pinocchio ke laut. Gepeto ditelan oleh seekor paus besar. Pinocchio sangat panik.
Dia berkata, 'Aku harus menolong ayahku.' Pinocchio pergi dan menyelam ke dalam laut. Di laut, paus raksasa itu melihat Pinocchio dan ia langsung menelan Pinocchio hidup-hidup. Pinocchio masuk ke dalam perut paus.
Di dalam, sangat gelap. Tapi Pinocchio melihat seseorang. Itu Gepeto, ayahnya. Mereka bertemu lagi.
Mereka sangat lega dan bahagia. Mereka mencari ide bagaimana bisa keluar dari perut ikan paus. Pinocchio punya ide untuk membuat api dari kayu-kayu yang ada di perut paus. Pinocchio membuat asap.
Asap yang besar di dalam perut paus. Paus merasa tidak nyaman dan ia bersin dengan sangat kencang. Akhirnya, Gepeto dan Pinocchio berhasil keluar dari perut paus karena ide Pinocchio. Mereka kembali ke rumah.
Sejak saat itu, Pinocchio menjadi anak yang baik dan jujur. Dia tidak pernah bohong lagi. Karena Pinocchio baik dan jujur, sesuatu yang ajaib terjadi lagi. Cahaya, cahaya muncul.
Pinocchio berubah. Dia bukan boneka lagi. Dia menjadi anak manusia. Gepeto menangis, menangis bahagia.
Dan sekarang, mereka hidup sebagai keluarga. Itu dia cerita singkat tentang Pinocchio. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa.