59 - Keke dulunya hanya membaca buku kertas
A) Keke dulunya hanya membaca buku kertas. Untuk sebagian besar hidupnya, ide tentang buku elektronik tidaklah muncul. Semua materi membacanya dulu dicetak di kertas.
Namun, saat ini ada cara-cara lain untuk membaca, banyak dan lebih banyak lagi orang mulai membaca buku dari perangkat selulernya.
Orang-orang bisa membaca di telepon genggamnya, tablet elektroniknya, atau pada perangkat khusus membaca seperti Kindle, jika mereka mau.
Keke memilih kemudahan dalam membaca di perangkat selulernya, karena dia selalu membawa materi mebacanya bersamanya.
Dia mendapati buku elektronik sangat praktis ketika dia sedang bepergian, dimana membawa buku di koper-kopernya tidaklah praktis.
Dia juga bisa memesan buku apapun yang dia inginkan, pada saat itu juga, melalui internet.
Suaminya Nungki, bagaimanapun juga, lebih memilih membawa buku kertas tradisional di tangannya. Dia hanya mendapati pengalaman membaca yang lebih nyaman dan menyenangkan.
Nungki juga suka melewatkan waktu di took-toko buku dan perpustakaan, hanya untuk melihat buku apa saja yang tersedia.
Nungki lebih cenderung membeli buku, tetapi Keke hanya mencatat judul buku-buku yang menarik, sehingga dia bisa memesan versi buku elektroniknya secara daring dan membacanya di perangkat selulernya.
Berikut ini cerita yang sama diceritakan oleh Keke.
B) Bertahun-tahun, saya dulunya hanya membaca buku kertas. Untuk sebagian besar hidup saya, ide tentang buku elektronik tidaklah muncul. Semua materi membaca saya dulu dicetak di kertas.
Namun, beberapa tahun lalu, saya menemukan cara-cara baru untuk membaca. Saya menyadari banyak dan lebih banyak lagi orang mulai membaca buku dari perangkat seluler.
Saya melihat orang-orang membaca di telepon genggamnya, tablet elektroniknya, atau pada perangkat khusus membaca seperti Kindle.
Saya harus mengakui bahwa sekarang saya memilih kemudahan dalam membaca di perangkat seluler saya, karena saya selalu membawa materi membaca saya bersama saya.
Saya mendapati buku elektronik sangat praktis ketika bepergian, dimana membawa buku di koper-koper saya tidaklah praktis.
Dan lebih lagi, saya juga bisa memesan buku apapun yang dia inginkan, pada saat itu juga, melalui internet.
Suami saya, Nungki, bagaimanapun juga, lebih memilih membawa buku kertas tradisional. Dia berkata bahwa dia hanya mendapati pengalaman membaca yang lebih nyaman dan menyenangkan. Dia hanya ketinggalan jaman menurut saya.
Nungki melewatkan waktu terlalu lama di toko-toko buku dan perpustakaan, hanya untuk melihat buku apa saja yang tersedia.
Nungki mungkin membeli buku setelah melihat-lihat. Namun, saya memilih mencatat judul buku-buku yang menarik. Lalu, saya bisa memesan versi buku elektroniknya secara daring dan membacanya di perangkat seluler saya. Jauh lebih baik!
Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini atau hanya mendengarkan jawabannya saja.
Pertanyaan :
A)1) Untuk sebagian besar hidupnya, ide tentang buku elektronik tidaklah muncul. Ide apa yang tidak muncul selama sebagian besar hidupnya? Ide tentang buku elektronik tidaklah muncul selama sebagian besar hidupnya.
2) Tahun-tahun belakangan ini, banyak dan lebih banyak lagi orang mulai membaca buku dari perangkat selulernya. Kapankah orang-orang mulai membaca buku dari perangkat seluler? Orang-orang mulai membaca buku dari perangkat selulernya di tahun-tahun belakangan ini.
3) Dia mendapati buku elektronik sangat praktis ketika dia sedang bepergian.
Kapankah Keke mendapati buku elektronik sangat praktis? Dia mendapati buku elektronik sangat praktis ketika dia sedang bepergian.
4) Dia juga bisa memesan buku apapun yang dia inginkan, pada saat itu juga, melalui internet.
Apa yang bisa dia pesan saat itu juga? Keke bisa memesan buku apapun yang dia inginkan, pada saat itu juga.
B)5) Suami saya, Nungki, bagaimanapun juga, lebih memilih membawa buku kertas tradisional. Apakah suaminya, Nungki lebih memilih buku elektronik atau buku kertas tradisional? Dia memilih buku kertas tradisional.
6) Nungki melewatkan waktu terlalu lama di toko-toko buku dan perpustakaan, hanya untuk melihat buku apa saja yang tersedia.
Berapa banyak waktu yang dihabiskan Nungki di toko-toko buku dan perpustakaan? Nungki melewatkan waktu terlalu lama di toko-toko buku dan perpustakaan.
7) Dia mungkin membeli buku setelah melihat-lihat.
Kapan Nungki mungkin membeli buku? Dia mungkin membeli buku setelah melihat-lihat.
8) Namun, saya memilih mencatat judul buku-buku yang menarik. Apa yang saya pilih lakukan di toko-toko buku dan perpustakaan? Saya memilih mencatat judul buku-buku yang menarik.